Profil Lulusan

  • Tenaga Pengajar

Tenaga Pengajar yang dihasilkan dari lulusan Ilmu lingkungan berperan pada bidang keilmuan lingkungan baik di institusi formal maupun non formal. Tenaga pendidik lingkungan untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik seperti di tingkat Sekolah Menengah Atas/Kejuruan ataupun Sekolah Berwawasan Lingkungan (Adiwiyata) serta Pendidik di tingkat Perguruan Tinggi. Mengingat maraknya kegiatan pembangunan di tingkat daerah agar tetap tercapai pembangunan berwawasan lingkungan di tingkat daerah.

  • Peneliti

Peneliti yang berperan untuk mencari masalah di bidang sains lingkungan, mencari penyebab dan menemukan solusi dari masalah lingkungan tersebut agar dapat meningkatkan kualitas lingkungan hidup yang seimbang. Pada tingkat daerah tenaga peneliti dibutuhkan pada tatanan Balai Besar Lingkungan Hidup maupun Balai Besar Pertanian dan Perikanan mengingat permasalahan pertanian, perairan maupun perikanan pada tingkat daerah dikarenakan oleh degradasi kualitas lingkungan.

  • Birokrat

Birokrat yang berperan sebagai pembuat, pelaksana dan pengevaluasi kebijakan mengenai lingkungan hidup di tataran pemerintahan baik tingkat nasional maupun tingkat daerah provinsi dan kota/kabupaten. Sehingga kebijakan yang terbentuk pada tatanan pemerintah daerah dilakukan dengan memprioritaskan kelestarian dan keberlanjutan lingkungan hidup. Mengingat banyaknya kebutuhan kualifikasi pendidikan lulusan S1-Ilmu Lingkungan pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2018.

  • Fasilitator

Fasilitator masyarakat yang berperan sebagai jembatan penyelaras keseimbangan alam dengan manusia agar terjaga keselarasan kehidupan bersama makhluk hidup lainnya. Pada tingkat daerah tenaga fasilitator memegang peranan penting dalam berlangsungnya program pemerintah maupun korporasi dalam menjalankan program yang berkaitan dengan Pelestarian Lingkungan Hidup. Terutama program pengelolaan lingkungan seperti pengelolaan sampah, perbaikan permukiman kumuh dan pemeliharaan permukiman sehat dan layak huni, pengelolaan dana CSR (Corporate Social Responsibility) suatu perusahaan disuatu daerah tujuan program, dsb.

  • Konsultan

Konsultan yang berperan untuk merencanakan, memantau pelaksanaan serta mengevaluasi kebijakan pemerintah terkait lingkungan hidup, serta menjadi mitra bagi pemrakarsa atau pelaku usaha yang kegiatannya berdampak pada lingkungan agar tetap memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup. Secara nasional jumlah konsultan terus berkembang dan bertambah tercatat oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tahun 2015 sejumlah 76 dan pada tahun 2018 tercatat sejumlah 149. Peningkatan jumlah konsultan tersebut bertambah seiring berkembangnya iklim investasi di tingkat daerah yang mendorong terjadinya pembangunan daerah.

  • Wirausaha

Wirausahawan yang berperan dalam dunia usaha kreatif yang tetap memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup yang mendukung berlangsungnya pembangunan berkelanjutan. Pelaku usaha atau wirausaha yang dihasilkan nantinya tetap memperhatikan keseimbangan lingkungan dengan memperhatikan dampak-dampak lingkungan. Serta menciptakan lulusan yang dapat membaca peluang dari potensi permasalahan lingkungan seperti pengelolaan sampah, seperti halnya menjadi pengusaha bank sampah, pembuatan pupuk organik dan sebagainya.

  • Social Workers

Social workers yang berperan pada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau ­Non-Goverment Organization (NGO) baik dalam negeri maupun luar negeri terutama yang bergerak di bidang lingkungan hidup. Pada tingkat daerah Social workers sangat diperlukan guna menjembatani permasalahan terkait lingkungan hidup yang dirasakan langsung oleh masyarakat kepada pemerintah maupun kegiatan usaha yang memiliki dampak lingkungan di daerahnya dsb.