Metode Pembelajaran dan Asesmen

Kuliah menggunakan sistem Blended Learning (60% Tatap Muka dan 40% Pembelajaran Daring), Responsi dan Tutorial, Seminar (Kolokium), Praktikum, Praktik Kerja Lapangan, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat atau Kuliah Kerja Nyata (KKN), Asesmen yang dilakukan melalui UTS, UAS dan portofolio.

Struktur dan Persyaratan Program

Jumlah SKS yang wajib diikuti oleh mahasiswa yaitu sebanyak 146 SKS, yang dapat ditempuh dalam 7 – 8 Semester.

Materi yang Pelajari

Biodiversitas, Konservasi, Pengelolaan Pesisir, Ekowisata, Ekonomi Lingkungan, Analisis Kualitas Lingkungan, Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), Perencanaan Tata Ruang dan Lingkungan, Sistem Manajemen Lingkungan, Audit Lingkungan, Pengenadlian Pencemaran, Pengelolaan Limbah dan B3, Ekoefisiensi, Pengolahan Air Bersih, Permodelan Lingkungan, Health and Safety Envrionment (HSE), Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan, Komunikasi dan Penyuluhan Lingkungan.

Kompetensi Lulusan

  1. Lulusan sebagai ahli lingkungan yang professional berorientasi technopreneurship dan berwawasan internasional
  2. Menguasai konsep, teori dan metode Ilmu Lingkungan khususnya bidang Analisis Kualitas Lingkungan, Konservasi dan Biodiversitas, Kesehatan Lingkungan, Penginderaan Jauh, Kebijakan Lingkungan dan Higiene Industri.
  3. Mampu melakukan unjuk kerja dengan menggunakan konsep, teori dan metode Ilmu Lingkungan baik dalam melakukan Rekayasan Lingkungan, Kajian Kebijakan ataupun Manajemen Lingkungan.

Open chat
Salam dari kami Prodi Ilmu Lingkungan Universitas IVET. Ada yang bisa kami bantu?
Powered by